Review Film Jepang Let Me Eat Your Pancreas Kisah Cinta Gadis dengan Penyakit Pankreas

 

Review Film Jepang Let Me Eat Your Pancreas yang diadaptasi dari novel

Blogitawelasti- Let Me Eat Your Pancreas adalah rekomendasi film Jepang genre romansa menyakitkan yang siap membutmu menangis. Film dengan nama lain Kimi no Suizo wo Tabetai memiliki arti saya ingin memakan pankreasmu. 

Secara singkat, film ini bercerita tentang seorang perempuan yang mengidap penyakit pankreas mendekati laki-laki pendiam di sekolahnya. Kebersamaan mereka ternyata menghidupkan benih cinta di hati keduanya. 

Jika tertarik menonton yang diadaptasi dari karya Yoru Sumino dengan judul I Want to Eat Your Pancreas, bisa simak review di bawah ini.

Artikel ini mengandung spoiler

Updated 12 Juni 2026

Identitas Film Let Me Eat Your Pancreas

Judul: Let Me Eat Your Pancreas

Genre: Romance

Sutradara: Sho Tsukikawa 

Perusahaan Produksi: Toho Pictures, Inc.

Distributor: Toho

Rilis: 28 Juli 2017 

Durasi: 115 menit 

Jepang: Jepang 

Bahasa: Jepang

Sinopsis Film Let Me Eat Your Pancreas

Film ini bercerita tentang pria bernama Haruki Shiaga yang menemukan buku harian teman sekolahnya dulu yaitu Sakura Yamauchi. Buku harian itu membawa Haruki kembali ke masa lalu ketika menghabiskan waktu dengan Sakura hingga meninggal. 

Let Me Eat Your Pancreas menggunakan alur mundur lalu maju yang menceritakan tentang bagaimana Sakura menghabiskan waktunya bersama Haruki hingga peristiwa menyakitkan itu terjadi. 

Sakura yang mengidap penyakit pankreas menggunakan sisa umurnya untuk melakukan hal yang ia suka bersama Haruki. 



Glimpe of Us - Joji (Cover MINGYU SEVENTEEN)


Review Film Jepang Let Me Eat Your Pancreas

Di bawah ini ada informasi selengkapnya mengenai review Let Me Eat Your Pancreas yang dapat memberikan sedikit gambaran.

1. Menghabiskan Waktu Bersama Orang Tersayang

Sakura yang mengidap penyakit pankreas merasa bahwa hidupnya sudah tidak lama lagi sehingga ia memutuskan menghabiskan waktu dengan Haruki, lelaki pendiam yang membuatnya penasaran.

Perempuan itu bahkan rela menghabiskan seluruh uang tabungannya untuk berwisata dan menginap di hotel mewah bersama Haruki. Aku jadi berpikir bahwa mungkin Sakura begitu karena ingin meninggalkan kenangan indah di sisa hidupnya.

2. Opening yang Tidak Klasik

Opening Let Me Eat Your Pancreas menurutku tidak klasik karena dimulai dari Haruki di masa depan yang menjadi seorang guru. Suatu hari, ia dan muridnya pergi ke perpustakaan lalu menemukan buku harian Sakura. 

Aku sebagai pembuat karya selalu suka dengan opening unik dan tidak biasa seperti ini. Opening yang jarang digunakan menurutku sudah termasuk unik. Aku jadi berpikir “kenapa ada orang yang kepikiran membuat alur cerita seperti ini?” 

Sebagai pembuat karya aku juga ingin membuat karya menarik, segar, dan tidak biasa agar penonton atau pembaca bisa menikmatinya. Film ini juga punya judul yang unik karena bisa saja penonton yang tidak tahu mengira ini genre horror atau thriller

Siapa sangka judul dari film ini ternyata salah satu perkataan yang diucapkan oleh Sakura terkait penyakitnya.

3. Plot Twist untuk Ending Cerita

Plot twist untuk akhir cerita menurutku benar-benar di luar dugaan karena aku mengira bahwa Sakura memang akan meninggal karena penyakitnya. Namun ternyata Sakura meninggal dengan cara yang nggak disangka-sangka.

Seperti film Jepang lainnya ketika ada satu atau dua tokoh sakit yang sulit disembuhkan seperti di Drawing Closer, mereka akan meninggal karena penyakitnya. Namun di Let Me Eat Your Pancreas itu berbeda. 

Menurutku penyebab kematian Sakura benar-benar hal yang mengejutkan bagi keluarga dan teman-temannya. Siapa yang mengira perempuan ceria itu harus mengalami nasib yang menyedihkan seperti itu.

4. Rating

Berdasarkan pendapat dari 3.7 ribu pengguna situs IMDb yang telah menonton filmnya, Let Me Eat Your Pancreas mendapatkan rating cukup tinggi yaitu 7.1 dari 10 bintang. Aku juga memberikan rating yang sama untuk film Let Me Eat Your Pancreas karena memang ceritanya seru tentang perempuan dengan penyakit pankreas yang tahu hidupnya tidak lama lagi.

5.  Rekomendasi Serupa

Kalau kamu butuh film rekomendasi serupa yang tokohnya sama-sama memiliki penyakit kronis, bisa simak rekomendasinya di bawah ini.

  • Drawing Closer: Kedua tokohnya sama-sama masih SMA dan mengidap penyakit kronis yang hidupnya tinggal sebentar saja yaitu satunya 6 bulan dan satunya 1 tahun. Kamu bisa menonton film ini di aplikasi Netflix dengan berlangganan premium ya.
  • Love Like the Fallin’ Petals: Salah satu tokohnya mengidap penyakit langka dan kronis yaitu menua dengan cepat. Kamu juga bisa menonton film ini di aplikasi Netflix ya!
  • The Last 10 Years: Film yang diangkat dari kisah nyata ini kalau tidak salah bisa kamu tonton di aplikasi HBO Max. Salah satu tokohnya mengidap penyakit kronis dan hanya akan bertahan selama 10 tahun aja.

FAQ

I Want to Eat Your Pancreas menceritakan tentang apa?

Dua orang dari sekolah yang sama yang sering menghabiskan waktu berdua. Salah satunya mengidap penyakit serius.

Sakura Yamauchi mati karena apa?

Sakura Yamauchi adalah tokoh utama perempuan film Let Me Eat Your Pancreas. Nasibnya tragis tapi bukan karena kalah dengan penyakitnya namun karena alasan lain yang membuat hidupnya berakhir.

Novel I Want to Eat Your Pancreas tentang apa?

Ceritanya tidak jauh berbeda dengan filmnya yaitu anak SMA laki-laki penyendiri bernama Haruki yang terlibat dengan perempuan yang menjadi teman sekelasnya bernama Sakura Yamauchi.

Daftar Pemain Film Jepang Let Me Eat Your Pancreas

  • Minami Hamabe sebagai Sakura Yamauchi 
  • Takumi Kitamura sebagai Haruki Shiaga 
  • Shun Oguri sebagai Haruki Shiaga dewasa
  • Keiko Kitagawa sebagai Kyoko Takimoto 
  • Karen Ohtomo sebagai Kyoko 
  • Yuma Yamoto sebagai Gamu-kun 
  • Yusuke Kamiji sebagai Gamu-kun dewasa 
  • Dori Sakurada sebagai Takahiro
  • Daichi Morishita sebagai Kuriyama
  • Satomi Nagano sebagai Ibu Sakura 
  • Keisuke Nakata sebagai Tsuyoshi Nakata

Let Me Eat Your Pancreas menghadirkan kisah romantis menyakitkan yang ditutup dengan akhir mengejutkan. Walaupun sudah mengira akhirnya akan seperti tetapi tetap terkejut dengan plot twist yang disajikan.

Suka artikel di atas dan tertarik membaca review film atau buku lainnya? Kamu bisa baca artikel lainnya di blog ini!

Kalau kamu butuh jasa penulis artikel Bahasa Indonesia berbagai tema bisa menggunakan jasa kami dengan menghubungi email gitawelasti1@gmail.com.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url