Review Film Jepang All the Long Nights dari Adaptasi Novel
Blogitawelasti– Sudah bukan hal baru lagi jika novel diangkat menjadi film layar lebar seperti All the Long Nights. Film Jepang ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Maiko Seo. Adapun pemain di film ini adalah Mone Kamishiraishi dan Hokuto Matsumura.
Mone Kamishiraishi adalah seorang aktris multitalenta asal Jepang yang juga berprofesi menjadi penyanyi dan voice actor. Tidak heran, ada banyak job yang diterima Mone dalam kariernya di industri hiburan.
Artikel ini mengandung spoiler
Updated 13 September 2026
Identitas Film Jepang All the Long Nights
Judul: All the Long Nights
Genre: Romance
Sutradara: Sho Miyake
Penulis Naskah: Kiyoto Wada dan Sho Miyake
Rilis: 9 Februari 2024
Durasi: 119 menit
Negara: Jepang
Bahasa: Jepang
Distributor: Karya Film Bandai Namco, Asmik Ace
Sinopsis Film All the Long Nights
All the Long Nights bercerita tentang Misa Fujisawa yang mengalami sindrom pramenstruasi sebulan sekali bertemu dengan Takatoshi Yamazoe yang mengidap gangguan panik. Saat mengalami PMS, Misa akan mengalami ketidakstabilan emosi dan mudah tersinggung.
Tindakan kecil bahkan bisa memicu amarahnya sehingga orang sekitar bingung harus bertindak bagaimana. Karena hal ini, Misa merasa benci dengan dirinya sendiri. Sedangkan Takatoshi yang mengidap gangguan panik membuat dirinya menyerah akan banyak hal pada hidupnya.
Ia pun sering tampak tidak semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Keduanya dipertemukan di tempat kerja yang sama lalu Misa berusaha mendekati Takatoshi. Lama kelamaan keduanya menjadi dekat dan berusaha saling membantu satu sama lain.
Review Film Jepang All the Long Nights
All the Long Nights memberikan banyak pelajaran bagi penonton tentang bagaimana berjuang di kondisi sulit. Berikut review film All the Long Nights yang bisa kamu baca sebelum menonton.
1. Pengetahuan Baru Tentang Penyakit yang Jarang Didengar
Istilah gangguan panik dan sindrom menstruasi mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Semua perempuan pasti mengalami PMS setiap bulan namun hanya beberapa perempuan saja yang sampai mengkonsumsi obat seperti Misa.
Begitu pula dengan gangguan panik yang merupakan gangguan kesehatan mental. Penderita gangguan panik akan mengalami serangan panik berulang ada atau tidak ada penyebab sehingga harus kontrol ke ahli kesehatan mental dan mengkonsumsi obat secara rutin. Menonton film All the Long Nights dapat memberi pengetahuan baru terkait dua penyakit tersebut.
2. Romance Tipis-tipis
Memang sampai akhir tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai hubungan kedua tokoh. Kedua tokoh akhirnya berpisah tempat kerja dan menjalani hidup masing-masing. Namun saat keduanya menghabiskan waktu bersama itu rasanya menyenangkan.
Scene romansa tipis-tipis seperti ini selalu membuat penonton gemas sendiri dan bertanya kapan mereka jadian.
3. Carilah Tempat di Mana Kamu Benar-benar Didukung
Hidup dengan masalah kesehatan tentu tidak mudah karena tidak semua orang memahami benar apa yang kita rasakan. Kalau tidak paham tetapi diam saja itu masih mending tetapi sudah tidak paham, merasa paling tahu dan benar, bahkan kadang sampai mencemooh.
Misa dan Takatoshi hidup seperti itu namun akhirnya mereka menemukan tempat kerja dengan lingkungan suportif. Walaupun usia rekan kerja mereka sangat jauh tetapi tetap bisa memberi dukungan sehingga nyaman selama bekerja.
4. Rekomendasi Film Serupa
Kalau kamu butuh rekomendasi film Jepang serupa yang alurnya hening dan tenang, bisa simak rekomendasi di bawah ini.
- Love Like the Falling Petals: Film Jepang yang rilis di Netflix tentang kisah cinta seorang fotografer yang sedang merintis kariernya dan seorang penata rambut. Alurnya hening dan menyayat hati namun tidak kalah seru dengan All the Long Nights.
- A Gentle Breeze in the Village: Film Jepang yang latarnya di pedesaan tentang seorang laki-laki pindahan dari Tokyo yang langsung menarik perhatian warga desa, tidak terkecuali siswa di sekolah yang jumlah peserta didiknya sedikit. Film bergenre coming of age ini memiliki alur yang cukup tenang dan hening.
- Wood Job!: Film Jepang yang bercerita tentang lulusan SMA yang pergi ke suatu desa dan menjadi pegawai magang di perusahaan kayu. Dia belajar banyak hal tentang cara menebang kayu di hutan sambil berusaha beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
5. Fakta
Tahukah kamu kalau ternyata film All the Long Nights adalah diadaptasi dari sebuah novel lho!? Novel berjudul sama yang ditulis oleh Maiki Seo ini sudah rilis sejak tahun 2020 di Jepang.
Daftar Pemain Film Jepang All the Long Nights
- Hokuto Matsumura sebagai Takatoshi Yamazoe
- Mone Kamishiraishi sebagai Misa Fujisawa
- Ken Mitsuishi sebagai Kazuo Kurita
- Ryo sebagai Noriko Fujisawa
- Kiyohiko Shibukawa sebagai Norihiko Tsujimoto
- Haruka Imou sebagai Chihiro Oshima
- Sawako Fujima sebagai Manami Iwata
All the Long Nights adalah film yang menjelaskan bahwa tidak ada manusia yang bisa hidup sendirian. Karena itu, kita nggak boleh jadi jahat sama orang lain karena kita nggak tahu bisa saja hal itu akan menimpa kita sendiri di kemudian hari.
Suka artikel di atas dan tertarik membaca review film atau buku lainnya? Kamu bisa baca artikel lainnya di blog ini!
Kalau kamu butuh jasa penulis artikel Bahasa Indonesia berbagai tema bisa menggunakan jasa kami dengan menghubungi email gitawelati1@gmail.com.