Review Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan Andromeda Nisa





Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan adalah buku pengembangan diri yang ditulis oleh Andromeda Nisa. Ini adalah karya Andromeda Nisa pertama yang aku baca dan dari judulnya memang tampak menarik. 

Membaca buku pengembangan diri itu bisa membantu kamu untuk tumbuh seperti buku ini. Dilihat dari sampulnya, sepertinya buku ini mengajak pembaca untuk terbiasa dengan yang namanya kehilangan. Wah bagaimana caranya ya? Simak reviewnya di bawah.

Identitas Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan 

Judul : Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan 

Penulis : Andromeda Nisa 

Penerbit         : C-Klik Media 

Halaman         : 171 halaman 

Tahun : 2022 

ISBN : 978-623-357-042-8

Blurb Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan 

Buku ini adalah tentang rupa-rupa patah hati. Begitu banyak daftar kehilangan tersusun di sini. Di bab 1 tentang “Balada, Patah Hati, Kotak Pesan”; ada yang bercerita tentang “Perasaan yang Tak Pernah Sampai,” “Yang Tidak Pernah Kembali Bertemu,” hingga “Tahun-Tahun Kelam.”

Lalu Bab 2, “Melepaskan Atau Dilepaskan”; ada rasa-rasa yang dibagi saat hati “Mengizinkan Pergi,” “Mengembalikan Rasa”, atau “Membawa Luka”. Di Bab 3 masih saja ada duka saat “Menceritakan Kesedihan”, ketika hati bertanya “Haruskah Berakhir?”

Tentang “Kesedihan yang Belum Reda”, “Bagian yang Hilang”, “Bagian Terpatah”, “Lelah yang Mungkin Tak Berujung”. Sedih memang. Namun, asa akan selalu ada, terlebih saat membaca tulisan “Aku Doakan Kamu”, dan bagaimana “Caraku Menemukan Rindu”.

Bersemangatlah, hati. Tabahlah seperti tanah yang basah oleh hujan. Pupuklah bahagiamu dengan membaca tulisan di sini. Agar ketika kau merasa begitu terluka dan begitu berat menjalani hari-harimu, kamu tak merasa sendiri. Inilah sebuah buku yang akan menjadi teman kala hatimu sedang tidak baik-baik saja. Tabahlah. 

Review Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan 

Akhirnya!!!!!!! Setelah sekian lama aku nggak nulis di blog ini, aku nulis lagi. Sekarang aku mau review Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan karya Andromeda Nisa. Buku ini aku dapatkan gratis langsung dari penerbitnya jadi gratis...

Ini adalah bookmail gratis pertamaku semenjak aku memutuskan menjadi bookstagramer. Oya kamu bisa kepoin instagram buku aku di @dunia.gita ya!

1. Cover Sederhana 

Buku Tabah Seperti Tanah Basah Oleh Hujan ini memiliki cover berwarna biru tua dan sangat sederhana. Hanya ada ilustrasi perempuan yang wajahnya ditutupi oleh payung berwarna kuning, ilustrasi ini memang sangat menggambarkan isi dari bukunya.

Tentang seorang perempuan yang mengalami kehilangan orang yang ia sayang, perempuan yang mencoba bangkit perlahan-lahan dari keterpurukannya sendirian, tanpa orang yang membantu memapahnya. Ia hanya mengandalka bantuan dari Tuhan saja. 

Oya selain covernya yang sederhana, aku suka sekali dengan kertasnya karena tebel gitu hihihi..kebanyakan buku-buku lainnya kertasnya tipis. 

2. Seperti Buku Harian 

Buku ini seperti buku harian di mana ada seorang perempuan yang menuliskan suara hatinya yang tidak bisa tersampaikan kepada orang yang ia cintai itu. Ia menuliskan bagaimana rasanya ditinggalkan, bagaimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan dan kehilangan. 

Selain itu penulis juga menyelipkan kutipan-kutipan yang sepertinya relate dengan kehidupan orang-orang yang sedang mengalami patah hati. Jadi buku ini menceritakan tentang perempuan yang pernah dekat dengan seorang laki-laki. 

Mereka sangat akrab hingga akhirnya benih-benih cinta itu bermunculan di hati si perempuan. Namun sayang sekali karena si laki-laki tidak merasakan hal yang sama, kemudian ia meninggalkan si perempuan itu dan memilih perempuan lain.

Sakit sekali pasti rasanya ketika kita merasa bahwa ia adalah seorang rumah namun ternyata ia tidak ingin sungguh hanya singgah sementara. Semua dituliskan dengan sangat jujur oleh penulisnya. 

Buku ini juga diselipkan beberapa ilustrasi menarik berwarna hitam putih. Ilustrasi tersebut menurutku semakin membuat buku ini menjadi lebih cantik.

3. Buku yang Tipis Tapi Maknanya Dalam

Walaupun jumlah halamannya 171 halaman tetapi isinya sangat dalam apalagi kalau sedang mengalami hal yang sama. Pembaca seolah-olah diajak untuk tahu sekaligus belajar caranya bangkit dari keterpurukan akibat patah hati.

Sebab penulis menceritakannya dengan sangat jelas, saat patah hati kita pasti marah dan kecewa bahkan meminta Tuhan untuk mengembalikan orang itu pada kita lagi, demikian yang dituliskan dalam buku ini sampai akhirnya perempuan itu bisa menerima kehilangan itu. 

Sebelum aku tutup review ini aku mau kasih lihat kutipan-kutipan penulis yang menurutku sangat menampol,

“kataku, “kamu mundur. Berhenti mengupayakanku.” Katamu “Biar Allah tentukan jalan doa kita. Agar kita tahu betapa manisnya rasa menyerah dan menjadi hamba. (hlm. 47)

“Tapi apakah kau tahu rasanya mencintai tetapi bertahan untuk tidak memiliki? Bertahan untuk diam? Bertahan untuk saling melepaskan? Percayalah, ini lebih buruk dari sekedar patah hati (hlm. 54)

“Orang yang mengetahui kesulitan orang lain adalah orang yang hidupnya lebih sukar. Orang yang pernah sakit, pasti bisa melihat bekas luka pada orang lain.” (hlm. 88).

Kutipannya nampol banget kan? Oya kalau kamu mau membaca buku ini bisa langsung cek IG penerbitnya di @klikmedia atau IG penulisnya @andromeda_nisa. Tunggu review selanjutnya di blogku ya! Happy reading 😊


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url