Ulasan Novel Brianna and Bottomwise Andrea Hirata



Brianna and Bottomwise adalah novel terbaru dari Andrea Hirata di tahun 2022. Brianna and Bottomwise adalah novel pertama dwilogi Brianna and Bottomwise

Andrea Hirata adalah salah satu penulis kebanggaan Indonesia yang karyanya sudah melanglang buana. Sukses dengan karya Laskar Pelangi kini penulis yang kerap disapa Pak Cik ini kini telah menerbitkan satu novel terbarunya yang berjudul Brianna and Bottomwise.

Novel terbarunya ini bercerita tentang dunia musik di mana awalnya Andrea Hirata mendapatkan tantangan dari dosennya untuk menulis novel tentang musik. Diketahui novel tentang musik ini merupakan tema tersulit dalam menulis fiksi. 

Andrea Hirata merasa tertantang dan ia menjadikan kesempatan ketika sedang mengadakan book tour novel pertamanya ke berbagai penjuru dunia. Kemudian beliau menjadikan pengalamannya itu untuk menulis novel terbarunya. 

Identitas Buku

Nama Penulis        : Andrea Hirata 

Tahun Terbit          : 2022

Penerbit                 : PT Bentang Pustaka 

Jumlah Halaman   : 314 halaman 

Nomor ISBN        : 978-602-291-942-1      

Blurb Brianna and Bottomwise

John Musiciante kehilangan gitarnya karena ulah kriminal amatir. Hidup pria itu langsung luluh lantak. Bagi musisi legendaris seperti dirinya, gitar itu punya nilai sentimentil yang tak bisa digantikan dengan uang sebesar apapun.

Pada saat itulah Bottomwise detektif kenamaan yang cerdik dan karismatik, terlibat dalam pusaran arus pencurian gitar legendaris yang penuh kejutan. Sementara itu ada Sadman si musisi telinga kuali akhirnya berhasil mengumpulkan uang dari berjualan tauco untuk mewujudkan impiannya.

Sadman memiliki ketertarikan yang sangat dalam di dunia musik. Ia ingin menghidupkan kembali grup musiknya bersama teman-temannya yang juga buta nada yang turut meramaikan Orkes Melayu di kampung asalnya. 

Sadman tidak sendirian, banyak musisi lainnya tua-muda, jujur-korup yang juga ingin mengukuhkan keberadaan mereka lewat musik dan gitar legendaris milik John Musiciante itu. 

Ulasan Novel Brianna and Bottomwise

Waktu tahu kalau Andrea Hirata rilis novel baru tentu aja aku excited dan penasaran “wah kali ini novelnya bakalan bahas apa ya?” Lalu aku cari informasinya di internet dan akhirnya nemu! Ternyata novel ini bakalan bahas dunia musik. 

1. Cover yang Sederhana 

Sampul dari buku ini menurutku sangat sederhana, didominasi warna merah tua dengan tulisan berwarna putih untuk bagian judul dan nama penulisnya. Selain itu di bagian tengahnya terdapat gambar dua orang yang mungkin kalau kamu belum baca novelnya akan bingung itu gambar siapa.

Tapi setelah aku selesai membaca novel ini, aku baru sadar kalau itu adalah gambar seorang anak perempuan yang membawa sebuah gitar. Kalau boleh menebak, bisa jadi ini adalah gambar dari tokoh Alma, salah satu tokoh yang aku suka dari novel ini. 

Lalu seperti novel Andrea Hirata sebelumnya, bagian belakang novel tidak bercerita tentang bagaimana novelnya dan isinya seperti apa. Bagian belakang novelnya berisi sebuah kesan dari Hannah Adelhaide terhadap novel Andrea Hirata. 

The paradox of irony the limbo of certainty, the madness of kindness, the addiction to loneliness, Hirata gives us one of the world’s most beautiful literary works.

2. Alur Khas Andrea Hirata

Novel khas Andrea Hirata dari segi penulisannya, dari tata letak novelnya ini memang khas banget, jadi waktu aku buka novelnya jadi flashback ke novel-novel Pak Cik yang sebelumnya sudah aku baca. 

Lalu gaya penulisan Andrea Hirata itu juga khas banget, seperti di bab pertama dan beberapa bab awal lanjutannya itu biasanya tidak berhubungan. Penulis sepertinya mencoba untuk mengenalkan beberapa tokoh yang akan diceritakan dalam novel ini. 

Begitu pula dengan novel-novel sebelumnya tapi menurutku ini yang membuat aku atau mungkin pembaca lainnya penasaran dan mau meneruskan membaca sampai akhir. Seperti di novel Brianna and Bottomwise ini. 

Penulis mengawali dengan menceritakan siapa John Musiciante, lalu ada tokoh Sadman dan berikutnya Alma. Awalnya aku mengira, penulis akan menceritakan lebih dulu tentang siapa Brianna dan Bottomwise itu. 

Jadi Brianna dan Bottomwise itu adalah dua orang detektif dari Amerika yang cerdik dan karismatik. Keduanya nanti akan turut meramaikan cerita ini sekaligus mengajak pembaca untuk berkenalan dengan dunia private investigator (PI). 

3. Bercerita Tentang Dunia Musik

Novel Brianna and Bottomwise ini berkisah tentang seorang musisi legendaris bernama John Musiciante yang kehilangan gitarnya. Gitar itu adalah jenis vintage sunburst 1960 yang sudah menemaninya selama berkarier di dunia musik. Pasalnya kalau gitar itu dijual harganya sangat fantastis!

John yang merasa hidupnya sudah diberikan sepenuhnya ke dunia musik tentu sangat terpukul karena gitar itu menghilang. Akhirnya manajernya yang bernama Beverly McKenzie berusaha menghubungi detektif swasta terkenal dan terhebat di Amerika, Angela Bottomwise. 

Tidak hanya berkisah tentang bagaimana usaha keras Bottomwise mencari gitar legendaris yang hilang itu, novel ini juga mengajak pembaca untuk berkenalan dengan dunia musik. Seperti bagaimana sebuah Orkes Melayu di Indonesia berusaha dikembangkan oleh musisi telinga kuali. 

Musisi telinga kuali ini adalah Sadman dkk yang ingin sekali menjadi seorang musisi akan tetapi mereka tidak memiliki bakat yang mumpuni. Tetapi mereka berpegang teguh pada prinsip mereka yang melupakan mimpi-mimpi mereka akan selalu bangun tidur dalam keadaan kalah. 

Prinsip itu yang membuat Sadman tidak pernah menyerah akan mimpinya. Dia rela menabung bertahun-tahun dari berjualan tauco untuk bisa mengumpulkan teman-temannya agar bisa menghidupkan Orkes Melayu kembali di kampung asalnya, Pulau Senyap. 

4. Percakapan yang Lucu 

Tentu aja novel ini diselipkan percakapan-percakapan lucu yang dilontarkan tokoh-tokohnya ini juga membuatku berfikir dan tertawa. Contohnya adalah ketika Sekonder (teman musisi Sadman) ini bertanya kepada sahabatnya mengenai arti dari kata disaster. 

Lalu tokoh Nasa menjawab bahwa disaster itu adalah PDH atau Pakaian Dinas Harian. Maksudnya adalah pakaian dinas yang biasanya dipakai oleh ibu-ibu di rumah. Aku sempat berfikir keras apa maksud dari percakapan ini. 

Kemudian aku baru sadar kalau yang dimaksud oleh tokoh Nasa itu adalah daster. Pakaian yang memang sering digunakan oleh ibu-ibu selama di rumah. Jujur aku ketawa karena betapa polosnya tokoh bernama Nasa ini.

5. Mengajak Pembaca Berkelana 

Ini adalah bagian yang paling aku suka dari novel Brianna and Bottomwise. Jadi kehilangan gitar itu meninggalkan luka yang mendalam di hidup John Musiciante sehingga ia mengalami depresi berat. Ternyata gitar milik John ini sudah berkelana ke luar Amerika tepatnya ke Indonesia.

Baca buku ini seperti mengajak pembaca untuk berkeliling ke tempat-tempat yang mungkin belum pernah kamu datangi. Bagaimana usaha dua detektif untuk menemukan gitar ini sangat keras apalagi Bottomwise sudah berjanji akan menemukan gitar itu. 

Tentu seru sekali karena seolah-olah pembaca memang diajak untuk berkeliling mencari gitar, mengikuti orang-orang yang ingin gitar itu segera ditemukan. Nantinya kamu juga akan berkenalan dengan banyak tokoh lainnya yang tidak kalah unik. 

6. Sekilas Tentang prodigy Alma

Kalau tokoh yang paling bikin aku penasaran ini adalah tentang prodigy Alma. Jadi prodigy ini adalah anak ajaib yang sudah bisa menguasai sebuah keahlian dan seolah-olah sudah menjadi ahli padahal usianya masih sangat muda. 

Tentang Alma yang sudah cinta musik sejak kecil, sudah memiliki rasa penasaran tinggi terhadap gitar dan tidak pernah bermain gitar tetapi entah mengapa gitar memberikan efek yang berbeda pada dirinya. 

Pada novel ini memang hanya sedikit yang membahas tentang Alma, mungkin karena ini novel dwilogi jadi kelanjutan dari kisah Alma akan dibahas di novel keduanya. Jujur aku penasaran banget bagaimana nasib Alma dan kemampuan musiknya yang luar biasa! 

Nah itu tadi ulasan singkat novel Brianna and Bottomwise karya terbaru dari Andrea Hirata. Kalau kamu penasaran langsung beli bukunya dan baca, jangan lupa untuk berbagi keseruan kamu setelah baca novel ini di kolom komentar di bawah ya! Happy reading 😊




Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url