Review Film We Made a Beautiful Bouquet dengan Akhir Realistis

Foto We Made a Beautiful Bouquet yang menampilkan Mugi dan Kinu menghabiskan waktu berdua.



Blogitawelasti – Film Jepang tidak kalah menarik dari film negara lain yang menghadirkan alur menarik dengan pesan mendalam. Salah satu film Jepang yang bisa kamu tonton untuk mengisi akhir pekan adalah We Made a Beautiful Bouquet.

We Made a Beautiful Bouquet merupakan film yang mengangkat kisah cinta dengan akhir realistis yang dialami beberapa orang. Berikut sinopsis dan review film We Made a Beautiful Bouquet yang penting diketahui.

Artikel ini mengandung spoiler

Identitas Film Jepang We Made a Beautiful Bouquet

Judul: We Made a Beautiful Bouquet/Loved Like a Flower Bouquet

Genre: Romance

Sutradara: Nobuhiro Doi

Skenario: Yuji Sakamoto

Rilis: 29 Januari 2021

Durasi: 124 menit

Negara: Jepang

Bahasa: Jepang

Sinopsis Film Jepang We Made a Beautiful Bouquet

We Made a Beautiful Bouquet tentang apa? Film ini berfokus pada hubungan asmara antara Kinu dengan Mugi yang bertemu tidak sengaja saat ketinggalan kereta. Saat bertemu itu, keduanya sama-sama berusia 22 tahun.

Karena kereta terakhir di Stasiun Meidaimae Tokyo sudah pergi, keduanya memutuskan menghabiskan waktu bersama untuk mengobrol. Namun siapa sangka, obrolan itu menjadi pembuka kedekatan keduanya.

Tahu memiliki minat yang sama, intensitas pertemuan keduanya meningkat lalu memutuskan menjalin hubungan.

Review Film Jepang We Made a Beautiful Bouquet

Berikut ini review singkat We Made a Beautiful Bouquet yang bisa kamu baca sebelum menonton film tersebut. 

1. Dunia Ini Sempit, Kita Bisa Bertemu Orang Spesial di Mana Saja

Seperti yang diceritakan melalui film We Made a Beautiful Bouquet, Mugi dan Kinu awalnya adalah orang asing, namun, pertemuan tidak terduga mereka di stasiun membuat keduanya menjalin hubungan.

Ketinggalan kereta pasti rasanya kesal dan apes, tapi siapa sangka, di balik kejadian itu, Mugi dan Kinu bertemu, berkenalan, mengobrol, dan cocok satu sama lain. Di dunia yang sempit ini kita pasti pernah atau akan bertemu dengan orang spesial yang bisa mengubah hidup kita.

2. Cerita Cinta dengan Akhir Realistis

Satu hal yang aku pelajari dari We Made a Beautiful Bouquet adalah sefrekuensi apapun dengan seseorang, kalau dirasa sudah nggak cocok, lebih baik tidak usah dilanjutkan. Menjalani hubungan yang seharusnya berakhir namun tetap dipaksakan pasti rasanya tidak nyaman.

Seperti yang dilakukan Mugi dan Kinu, mereka menghabiskan banyak waktu bersama, bertahun-tahun, bahkan tinggal seatap berdua. Namun, suatu ketika, mereka sudah nggak cocok dan akhirnya memilih jalan lain yang menurutku realistis.

3. Ending We Made a Beautiful Bouquet

Aku tidak akan menceritakan akhir film ini terlalu jelas agar kamu bisa merasakan pengalaman langsung. Aku hanya akan mengatakan bahwa walaupun kita berpisah dengan orang yang kita sayang, akhinya akan baik-baik aja.

Mungkin kenyataan nggak berjalan sesuai rencana seperti halnya hubungan Mugi dan Kinu yang jika terus dipaksakan bisa menyakiti satu sama lain. Namun di akhir, keduanya intinya tampak baik-baik saja dan bisa melanjutkan hidup.

Daftar Pemain Film Jepang We Made a Beautiful Bouquet

  • Masaki Suda sebagai Mugi Yamane
  • Kasumi Arimura sebagai Kinu Hachiya
  • Joe Odagiri sebagai Kohei Kaji
  • Keiko Toda sebagai Sachiko Hachiya
  • Ryo Iwamatsu sebagai Yoshiaki Hachiya
  • Kaoru Kobayashi sebagai Hirotaro Yamane
  • Kaya Kiyohara sebagai Rin Hada
  • Kanata Hosoda sebagai Wataru Mizuno
  • Mamoru Oshii sebagai Mamori Oshii

We Made a Beautiful Bouquet menyajikan cerita dengan alur menarik yang bisa kamu tonton bersama pasangan di waktu luang.

Suka artikel di atas dan tertarik membaca review film atau buku lainnya? Kamu bisa baca review menarik lainnya di blog ini!

Kalau kamu butuh jasa penulis artikel Bahasa Indonesia berbagai tema bisa menggunakan jasa kami dengan menghubungi email di gitawelasti1@gmail.com.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url