Review Namiya Movie Tiongkok yang Diangkat dari Novel Popular Asal Jepang
Blogitawelasti – Namiya movie asal Tiongkok adalah film yang diadaptasi dari novel terkenal asal Jepang karya Keigo Higashino yang juga sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Film ini dibintangi oleh para aktor dan aktris kenamaan Tiongkok seperti Dilraba Dilmurat dan Jackie Chan.
Kalau kamu penasaran apakah filmnya seseru cerita dalam novelnya, kamu bisa simak lebih dulu reviu dan sinopsis Namiya Tiongkok di bawah ini ya!
Artikel ini mengandung spoiler
Identitas Namiya Movie
Judul: Namiya
Genre: Time travel
Sutradara: Han Jie
Skenario: Han Jie, Zhu Siyi, Sun Siyu, Tiger Xiao
Distributor: China Lion Film Distribution
Rilis: 29 Desember 2017
Durasi: 110 menit
Negara: Tiongkok
Bahasa: Mandarin
Namiya Movie Sinopsis
Sinopsis Namiya movie tentang Xiao Bo, A Jie, dan Tong Tong yang melarikan diri setelah mencuri dari sebuah rumah. Mereka kemudian bersembunyi di sebuah toko kelontong yang tampak tua dan terbengkalai saat malam hari.
Saat sedang bersembunyi, mereka kedatangan sebuah surat permintaan saran yang datang secara misterius dan tiba-tiba dari lubang surat. Ketika membaca isi suratnya, ternyata surat itu dikirim dari tahun 1993 atau masa lalu.
Hal itu membuat ketiganya bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi dan apakah mereka harus membalas surat itu atau tidak?
Review Namiya Movie Tiongkok
Kalau kamu penasaran dengan kelanjutan ketiga pencuri itu, kamu bisa simak reviu singkatnya di bawah ini.
1. Rating
Berdasarkan pendapat dari 778 pengguna situs IMDb yang sudah menonton, Namiya movie mendapatkan rating 5.2 dari 10 bintang. Aku memberikan angka 8 karena aku menyukai novelnya begitu pula dengan adaptasi versi Tiongkok ini yang terasa hangat.
2. OST
Adapun lagu tema dalam film Namiya dinyanyikan oleh Joey Yung yang berjudul Reborn. Lagu Reborn dikomposeri oleh Nathan Wang dan liriknya ditulis oleh Han Jie yang menjadi sutradara film ini.
3. Analisis Karakter dalam Film
Di sini ada banyak tokoh yang diceritakan karena ada banyak cerita juga yang ditulis dalam novelnya. Seperti 3 orang pencuri yang tinggal seperti di panti asuhan kalau tidak salah karena mereka tidak punya keluarga.
Ketiganya ini melakukan pencurian karena ingin protes soal tempat tinggal mereka yang akan dirobohkan oleh seorang perempuan yang dianggap serakah. Namun karena keduanya sembunyi di toko kelontong, mereka jadi tahu siapa perempuan itu dan meluruskan kesalahpahaman mereka.
Terus juga karakter Kakek Namiya yang sangat mencintai toko kelontongnya dan dia digambarkan sebagai sosok kakek yang mau mendengarkan cerita orang-orang di sekitarnya. Terus ada juga kisah seorang musisi yang berusaha keras meraih mimpinya walaupun harus kandas di tengah jalan.
Namun ternyata musisi itu berhasil menginspirasi sosok lain yang akhirnya menjadi penyanyi terkenal di masa mendatang.
4. Analisis Alur Namiya
Alur film Namiya movie ini maju mundur karena memang mengusung genre perjalanan waktu namun tokoh seperti 3 pencuri tidak perlu bepergian. Mereka hanya saling berkirim surat lintas waktu melalui toko itu.
Seingatku juga para tokoh di dalamnya itu saling berkaitan satu sama lain, kayak saling kenal gitu. Jadi setiap tokoh yang mengirim surat ke toko kelontong punya cerita hidupnya masing-masing. Tentu saja ada juga cerita tentang Kakek Namiya itu sendiri dan anak laki-lakinya yang ingin merawatnya karena Namiya sudah tua.
5. Daftar Pemain
Adapun daftar pemain Namiya General Store movie adalah aktor dan aktris Tiongkok papan atas yaitu.
- Jackie Chan sebagai Namiya
- Duling Chen sebagai Wang Wang
- Dilraba Dilmurat sebagai Tong Tong
- Zijian Dong sebagai Ah Jie
- Darren Grosvenor sebagai Art Lover
- Hong Chi Lee sebagai Qin Lang
- Karry Wang sebagai Xiao Bo
- Huiyuan Meng sebagai Zhang, Weiwei
6. Fakta
Fakta menariknya adalah Namiya movie merupakan adaptasi novel Jepang terkenal yang juga sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama. Novel berjudul Toko Kelontong Namiya (versi Indonesia) ditulis oleh Keigo Higashino.
7. Pesan Moral
Setelah menonton filmnya, aku mendapatkan pesan penting tentang kesempatan yang didapatkan setiap orang. Bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik demi hidupnya asalkan orang itu memiliki kemauan kuat.
Tentu saja kesempatan akan datang pada siapa saja yang bisa melihat peluang untuk berubah. Itulah yang aku dapatkan setelah menonton kisah 3 pencuri yang saling berkirim surat lintas waktu dan menyelami kisah-kisah di dalamnya.
8. Rekomendasi Serupa
Kalau kamu butuh rekomendasi film bertema perjalanan waktu bisa simak rekomendasi di bawah ini.
Il Mare: Kesamaannya adalah sama-sama terhubung melalui surat yang melintasi waktu. Jadi, dua tokoh yang tidak saling kenal sama-sama menceritakan kisah hidupnya melalui surat yang dikirim ke kotak surat di dekat rumah tepi laut. Film Korea ini bisa kamu tonton di iQIYI.
Cafe Funiculi Funicula: Film Jepang yang menceritakan tentang kafe di sebuah gang yang bisa membawa para pengunjungnya ke masa lalu namun harus mematuhi aturan yang ada. Konsep novelnya sama seperti Namiya yaitu satu tokoh satu cerita.
Twindate: Ini adalah novel kelimaku yang sudah rilis di Wattpad dan bercerita tentang adik kakak yang melintasi waktu hanya untuk menyampaikan salam perpisahan terakhir karena keduanya tidak bisa bertemu sejak perceraian orang tuanya.
Setelah membaca reviu Namiya 2017 di atas, apakah kamu tertarik menontonnya? Atau kamu ingin membaca novelnya lebih dulu?
