Review Film Cafe Funiculi Funicula yang Diadaptasi dari Novel Jepang Popular

Review film Cafe Funiculi Funicula yang diadaptasi dari novel terkenal

Blogitawelasti – Film Cafe Funiculi Funicula adalah film adaptasi novel Jepang yang juga sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama. Versi Jepangnya berjudul Kōhī ga Samenai Uchi ni atau Before the Coffee Gets Cold.

Tontonan ini mengusung genre perjalanan waktu terbatas yang menggunakan konsep beberapa cerita dalam satu tempat yang sama. Kalau kamu penasaran dengan keseruannya bisa simak reviu dan sinopsis di bawah ini.

Artikel ini mengandung spoiler

Identitas Film Cafe Funiculi Funicula

Judul: Cafe Funiculi Funicula

Genre: Time travel, family

Sutradara: Ayuko Tsukahara

Skenario: Satoko Okudera

Rilis: 21 September 2018 

Durasi: 116 menit

Distributor: Toho

Bahasa: Jepang

Negara: Jepang

Film Cafe Funiculi Funicula Sinopsis

Cafe Funiculi Funicula bercerita tentang sebuah kafe kecil di gang sempit di Tokyo yang memiliki mitos unik yaitu bisa membawa pelanggannya ke masa lalu. Hanya saja ada aturan mengikat yang harus dipatuhi para pelanggan.

Seperti tidak bisa mengubah masa lalu dan masa kini, hanya bisa bertemu dengan pengunjung yang pernah datang ke kafe itu, harus kembali ke masa kini sebelum kopinya dingin, dan menunggu “Hantu” pergi ke toilet agar bisa duduk di kursi yang membawa mereka ke masa lalu.

Kalau tidak kembali sebelum kopinya dingin, pengunjung tersebut akan terjebak selamanya dan menjadi hantu.

Review Film Cafe Funiculi Funicula

Berikut ini reviu singkat dari film Cafe Funiculi Funicula Jepang yang menarik diikuti karena alurnya unik.

1. Rating

Menurut pendapat dari 1.5 ribu pengguna situs IMDb yang sudah menonton filmnya, Cafe Funiculi Funicula mendapat rating 6.7 dari 10 bintang. Aku memberikan angka 8 dari 10 untuk film dengan alur segar dan unik ini.

Apalagi aku sangat menyukai novelnya jadi waktu tahu ada versi filmnya, aku langsung menonton dan ceritanya juga memuaskan.

2. OST

Berikut ini beberapa lagu latar Cafe Funiculi Funicula yang akan kamu dengarkan sepanjang film. Lagu-lagu di bawah ini dikomposeri oleh Masaru Yokoyama.

  • Ko He Ga Same Nai Uchi Ni
  • CafeBGM01, CafeBGM02, CafeBGM03
  • Happy Birthday To You
  • Kono Jikan Ga Tsuzui Te Iru Uchi Ni 
  • Kono Seki Ga Eye Te Iru Uchi Ni 
  • Kono Kankei Ga Owara Nai Uchi Ni

3. Analisis Karakter Tokoh dalam Film

Aku akan menganalisis karakter Kazu dalam film Cafe Funiculi Funicula yang digambarkan sebagai perempuan tenang dan misterius. Dirinya seperti menyimpan kesedihan yang tidak ingin ditunjukkan pada siapapun.

Kazu selalu muncul di setiap cerita orang lain karena dia bertugas menuangkan kopi untuk pengunjung yang pergi ke masa lalu. Aku sempat penasaran dengan sosok Kazu ini saat membaca novelnya karena aku mengira dirinya adalah pria.

Ternyata jawaban mengenai kisah Kazu seingatku dijelaskan lebih lanjut di Funiculi Funicula: Kisah-kisah yang Baru Terungkap.

4. Film dengan Alur Mengharukan

Film ini terbagi menjadi beberapa bagian cerita yang menggambarkan pengunjung kafe yang pergi ke masa lalu namun mereka harus memahami peraturan yang diberikan. Kayak tidak bisa mengubah masa lalu dan harus kembali sebelum kopinya dingin. 

Soalnya kalau pengunjung itu nggak kembali, dia akan terjebak selamanya di masa lalu dan menjadi hantu. Terus juga film ini menggunakan genre magical realism yang menenangkan. Cerita keluarga di dalamnya sangat menghangatkan sekaligus menyesakkan hati.

5. Daftar Pemain

Pemeran di Cafe Funiculi Funicula adalah aktor dan aktris kenamaan Negeri Bunga Sakura yaitu.

  • Kasumi Arimura sebagai Kazu Tokita
  • Kentaro Ito sebagai Ryosuke Shintani
  • Haru sebagai Fumiko Kiyokawa
  • Kento Hayashi sebagai Goro Katada
  • Motoki Fukami sebagai Nagare Tokita
  • Wakana Matsumoto sebagai Kumi Hirai
  • Hiroko Yakushimaru sebagai Kayo Takatake
  • Yo Yoshida sebagai Yaeko Hirai
  • Yutaka Matsushige sebagai Yasunori Fusaki
  • Yuriko Ishida 

6. Fakta

Fakta menariknya adalah sebelum menjadi sebuah film, ternyata ada Cafe Funiculi Funicula novel yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Novel ini terkenal di Jepang dan ditulis oleh Toshikazu Kawaguchi yang pertama kali diterbitkan oleh Sunmark Publishing pada 5 Desember 2015.

Kamu bisa membaca versi Bahasa Indonesianya berjudul Funiculi Funicula: Before the Coffee Gets Col: dan dua cerita selanjutnya yang juga sudah diterjemahkan. Cerita berikutnya berjudul Funiculi Funicula: Kisah-kisah yang Baru Terungkap dan Dona Dona.

Fakta berikutnya adalah film Cafe Funiculi Funicula berhasil memenangkan penghargaan Japanese Academy tahun 2019 kategori Newcomer of Year yang dimenangkan oleh Kentaro Ito.

7. Pesan Moral

Setelah menonton filmnya dan membaca novelnya, aku mendapatkan pelajaran penting tentang bagaimana cara manusia mengikhlaskan dan melepaskan masa lalu. Melalui film ini, para tokoh memang perlu “bertemu lagi” dengan orang di masa lalu untuk menyampaikan apa yang belum tersampaikan.

Baru setelah itu, para tokoh yang masih hidup bisa melanjutkan hari mereka dengan hati yang lebih lapang dan ringan.

8. Rekomendasi

Berikut beberapa rekomendasi tontonan dan bacaan bertema perjalanan waktu yang menenangkan.

  • Il Mare: Film Korea di IQIYI tentang dua orang yang terhubung dari waktu berbeda melalui surat yang dikirimkan lewat kotak surat tepi laut yang melintasi waktu.
  • Ditto: Film Korea di Vidio tentang dua orang dari waktu berbeda yang terhubung melalui walkie-talkie. Keduanya membicarakan soal hubungan asmara masing-masing yang sangat menghibur.
  • Twindate: Novel kelimaku tentang kakak dan adik yang pergi melintasi waktu bukan untuk mengubah takdir, namun untuk menyampaikan pamit yang terakhir kalinya.

Setelah membaca reviu singkat Cafe Funiculi Funicula, apakah kamu tertarik mengikuti kisah-kisah di dalamnya?


Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url