Review Film Jepang Little Forest Summer/Autumn dengan Latar Pedesaan Menenangkan
Blogitawelasti – Kalau kamu sedang ingin menonton film dengan alur dan latar menenangkan, kamu bisa menonton Little Forest Summer/Autumn. Melalui film ini, kamu hanya akan melihat orang yang sedang makan, hidup di desa, dan menghabiskan waktu bersama teman di musim panas sampai gugur.
Film ini dibintangi oleh Ai Hashimoto sebagai pemeran utama yang memerankan tokoh Ichiko yang tinggal di Desa Komori. Kalau kamu penasaran, bisa simak sinopsis dan reviunya di bawah ini ya!
Artikel ini mengandung spoiler
Identitas Film Jepang Little Forest Summer/Autumn
Judul: Little Forest Summer/Autumn
Genre: Slice of life, food
Sutradara: Junichi Mori
Skenario: Junichi Mori
Rilis: 30 Agustus 2014
Durasi: 111 menit
Bahasa: Jepang
Negara: Jepang
Film Jepang Little Forest Summer/Autumn Sinopsis
Little Forest Summer/Autumn movie bercerita tentang gadis bernama Ichiko yang kembali ke kampung halamannya bernama Komori. Di sini, Ichiko menjalani kehidupan lambat sambil mengenang kenangan masa lalu bersama ibunya.
Sesuai dengan judulnya, latar film ini adalah musim panas hingga musim gugur dan sepanjang film, penonton diajak untuk mengikuti bagaimana keseharian Ichiko dan cara gadis itu bertahan hidup sendirian di rumah masa kecilnya.
Review Little Forest Summer/Autumn Japan Movie
Penasaran dengan kehidupan slow living ala Ichiko? Kamu bisa simak reviu singkatnya di bawah ini ya!
1. Rating
Berdasarkan pendapat dari 4.2 ribu pengguna situs IMDb yang sudah menonton, film Little Forest Summer/Autumn mendapatkan rating 7.6 dari 10 bintang. Aku memberikan angka 8 untuk film ini karena aku sangat menyukai film tenang dengan alur pelan seperti ini.
2. Analisis Karakter Ichiko
Ichiko digambarkan sebagai pribadi yang tenang, pandai memasak, dan suka mengenang masa lalu dengan ibunya saat kecil. Ichiko juga pandai memanfaatkan sumber daya di sekitarnya untuk membuat berbagai makanan lezat mulai dari musim panas hingga musim gugur seperti.
- Makanan musim panas: Roti, rice sour, selai silverberry, selai cokelat oles dari biji kemiri, dan kecap Inggris untuk saus dari rempah-rempah.
- Makanan musim gugur: Di musim ini Ichiko mencoba membuat inovasi makanan baru seperti camilan pendamping dari kulit buah akebi untuk isian obento yang dinikmati saat musim gugur. Ada juga makanan lain seperti nasi kenari, nanbanzuke (hidangan ikan), manisan kastanye, ubi kering, semur, tumis bayam.
Tidak hanya itu, Ichiko juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menanam padi, memanennya, mengingatnya jadi satu dengan jerami, bahkan memancing. Khusus di musim gugur, Ichiko sempat mengenang ibunya yang sudah pergi meninggalkannya selama lima tahun.
3. Analisis Alur dengan Latar Musim Panas Hingga Musim Gugur di Jepang
Alurnya sangat lambat namun menenangkan dan tidak membuat penonton berpikir berat karena konfliknya ringan. Latar tempat di pedesaan yang sepi yang diapit banyak tanaman dan area persawahan membuat penonton ingin ikut tinggal di sana juga.
Tapi tentu saja ada tantangan tersendiri tinggal di hutan seperti itu kayak ada banyak hewan berkeliaran dan muncul di malam hari mengganggu tidur. Menurutku, Little Forest Summer/Autumn mengajarkan kita untuk beristirahat sejenak dan fokus pada masa kini saja.
Selain memasak, nantinya penonton juga akan diajak untuk melihat bagaimana cara Ichiko menghabiskan waktu seperti mengecek sawah, membaca buku, makan dengan sahabat, memanen rempah-rempah, dan ada satu pelajaran baru yang aku dapat yaitu metode bertani aigamo.
Metode ini adalah aigamo memakan gulma lalu menghalangi sinar matahari agar gulma tidak tumbuh dan kotorannya bisa digunakan sebagai pupuk dan mengeruhkan air untuk meningkatkan oksigen yang bermanfaat untuk padi.
4. Daftar Pemain
Berikut ini adalah pemeran dalam film Little Forest Summer/Autumn.
- Ai Hashimoto sebagai Ichiko
- Takahiro Miura sebagai Yuta
- Mayu Matsuoka sebagai Kikko
- Yoichi Nukumizu sebagai Shigeyuki
- Karen Kirishima sebagai Fukuko
5. Fakta Menarik
Fakta menariknya adalah film Little Forest Summer/Autumn merupakan adaptasi dari serial manga terkenal berjudul sama yang ditulis dan diilustrasikan oleh Daisuke Igarashi. Manga ini diterbitkan di Monthly Afternoon mulai dari bulan Desember tahun 2002 sampai Juli 2005.
6. Pesan Moral
Setelah menonton filmnya, aku belajar bahwa tidak apa-apa untuk mengambil jeda sejenak seperti yang dilakukan Ichiko yang pindah ke kampung halamannya. Ichiko yang tertekan dengan kehidupan di kota besar memutuskan untuk kembali ke desa dan menjalani kehidupan secara perlahan.
7. Rekomendasi Serupa
Beberapa rekomendasi film dengan konflik ringan yang bisa kamu tonton setelah menonton Little Forest Summer/Autumn adalah.
- Perfect Days: Film Jepang di KlikFilm tentang seorang petugas kebersihan toilet umum di Jepang yang menjalani hidup dengan caranya. Mulai dari bangun tidur, bersiap bekerja, bekerja, makan siang sambil memotret, lalu kembali ke rumah setelah makan malam dan ke pemandian umum.
- Hear Me Our Summer: Film Korea di Viu yang berlatar musim panas dan membahas tentang kisah cinta seorang putri sulung yang sangat memedulikan karier renang adiknya dan seorang pria yang bertugas mengantar makanan dari restoran orang tuanya.
- A Gentle Breeze in the Village: Film Jepang tentang seorang siswa pindahan dari kota besar ke sebuah desa dan masuk ke sekolah yang siswanya hanya sedikit saja. Di sini latarnya fokus ke daerah pedesaan menenangkan.
Setelah membaca sekilas tentang reviu Little Forest Summer/Autumn, apakah kamu tertarik menonton film tersebut?
