Review Dorama Jepang Chihayafuru Full Circle Tentang Perjuangan Meraih Mimpi

Klub karuta kompetitif dalam Chihayafuru Full Circle


Blogitawelasti - Chihayafuru Full Circle adalah dorama yang tayang di Netflix dengan genre coming of age. Dorama yang rilis tahun 2025 ini berjumlah 10 episode yang bisa kamu tonton di waktu luang.

Namun sebelum menonton dorama tersebut, sebaiknya kamu simak sinopsis dan reviu singkat Chihayafuru Full Circle berikut ini.

Artikel ini mengandung spoiler

Profil Dorama Chihayafuru Full Circle

Judul: Chihayafuru Full Circle

Genre: Coming of age

Sutradara: Naoya Fujita, Daisuke Honda, Chiaki Matsumoto, Kazuhiro Yoshida 

Skenario: Shiho Kosaka, Daisuke Honda, Suzuyuki Kaneko, Chiaki Matsumoto

Jaringan: NTV

Platform: Netflix

Episode: 10

Rilis: 9 Juli – 10 September 2025

Bahasa: Jepang

Negara: Jepang

Chihayafuru Full Circle Sinopsis

Dorama Chihayafuru Full Circle bercerita tentang generasi baru siswa era Reiwa yang mulai menemukan gairah dalam kompetisi karuta. Ceritanya mengikuti kisah Meguru, siswa SMA yang hanya fokus pada masa depan saja hingga melupakan kesenangan di masa muda.

Suatu ketika, Meguru bertemu dengan Kanade Oe yang menjadi penasihat klub karutayang mencoba mengajak Meguru bergabung. Awalnya Meguru menolak, namun akhirnya Meguru menemukan semangat hidup baru dan mulai menyukai Karuta.

Di saat itulah, Meguru mendapatkan hal lain yang bisa dia perjuangkan sambil menjalin persahabatan dengan teman-teman satu klub karuta. 

Review Dorama Chihayafuru Full Circle

Sebelum menonton dorama Chihayafuru Full Circle, kamu bisa simak reviu singkat dorama Jepang Netflix ini berikut. 

1. Rating 

Berdasarkan pendapat 136 pengguna di IMDb yang sudah menonton dorama ini, mereka memberikan rating 7.5 dari 10 bintang. Aku juga memberikan bintang yang sama untuk dorama ini karena alurnya sangat ringan ditonton jadi tidak pusing memikirkan teka-teki yang ada. Ceritanya murni tentang anak SMA yang sangat menyukai karuta dan ingin terus mempelajarinya.

2. OST 

Adapun lagu pengiring dorama ini digarap oleh komposer bernama Masaru Yokoyama. Yokoyama menggarap album utama berjudul Chihayafuru Full Circle Version dengan 23 lagu pengiring yang akan kamu dengar selama menonton. Berikut beberapa lagu pengiring dorama ini.

  • Scattered Pearls
  • Candle in Blue
  • Kintsugi Rush
  • The Dignity of Losers
  • Chihayafuru: Full Circle
  • Chihayafuru (Full Circle Version). 

Mendengarkan lagu-lagu ini akan membuatmu merasakan sensasi keseruah saat pertandingan karuta seperti melihatnya langsung.

3. Kisah 5 Persahabatan yang Menyentuh Hati

Terdapat 5 karakter yang bergabung di klub karuta kompetitif yaitu Meguru, Fuuki, Chieri, Sota, Haruma dengan karakteristik berbeda-beda.

  • Meguru Aizawa

Meguru digambarkan sebagai siswi SMA pekerja keras dan ambisius yang hanya memikirkan masa depan. Dia merasa nggak pantas untuk menikmati masa muda sehingga masa mudanya dihabiskan untuk investasi, bekerja paruh waktu di restoran dan mengantar pizza, serta belajar. 

Namun sifat ambisiusnya muncul karena suatu hal sehingga Meguru merasa nggak berhak merasakan kesenangan masa muda. Akan tetapi, berkat Kanade Oe sang pembina karuta, Meguru mau mempelajarinya.

  • Fuuki Shirano

Fuuki sejak kecil dididik kenal dengan tinju dan sasana, namun ketika menginjak SMA saat tangannya cidera, Fuuki nggak yakin apa tinju adalah keinginannya. Hal itu membuatnya ingin mencoba pengalaman baru dengan bermain karuta dan ternyata mahir.

  • Chieri Murata

Chieri Murata sangat menyukai bisbol, namun karena ada jarak antara pemain bisbol perempuan dan laki-laki yang membuat kepercayaan diri Chieri menurun. Terus pelatih bisbol mengatakan sesuatu yang membuat Chieri mundur dari klub dan bergabung dengan karuta.

  • Haruma Okuyama

Dikenal sebagai teman dekat Chieri, Haruma memiliki wawasan luas tentang karuta. Namun dirinya tidak bisa bertanding dengan benar sehingga memutuskan menjadi manajer klub dan berniat belajar jadi pembaca puisi. Setiap akan bertanding, Haruma pasti merasa lemas sehingga tidak melanjutkan pertandingan. 

  • Sota Yono

Sota Yono yang paling lama di klub karuta, dia juga menjadi satu-satunya anggota tersisa sebelum keempat orang di atas bergabung klub. Sota Yono sangat mencintai karuta, dia juga digambarkan sebagai sosok siswa heboh dan ceria.

  • Kanade Oe

Guru pembina karuta yang ingin menjadi pembaca karuta tradisional. Sangat menyukai sastra klasik dan menjadi guru pelajaran tersebut.

4. Alur Ringan dan Menginspirasi

Menurutku, alur Chihayafuru Full Circle penuh inspirasi dan sangat ringan. Ceritanya cocok untuk anak-anak SMA yang memiliki mimpi tinggi namun masih berjuang sampai hari ini. Fokusnya benar-benar tentang ambisi memenangkan pertandingan karuta dan persahabatan.

Romansa di drama ini sangat tipis dan sepertinya itu hanya perkiraanku saja. Menurutku seperti ada cinta segitiga tak kasat mata antara Meguru, Fuuki, dan Kenshin dari SMA lawan yang tidak sengaja bertemu Meguru di pertandingan karuta episode pertama. 

Aku ingat di episode mendekati akhir, Kenshin ingin meminta kontak Meguru kepada Fuuki namun awalnya Fuuki nggak mau memberikannya. Baru setelah Kenshin mengatakan akan meminta nomor Meguru sendiri, Fuuki memberikannya. 

Menurutku karena memang keduanya mungkin memiliki rasa terhadap Meguru tapi bisa jadi itu karena hanya ingin bersahabat aja.

5. Mengenal Karuta

Jika di Indonesia kita punya permainan tradisional seperti congklak, pletokan, dan gasingan, Jepang memiliki karuta yang masih terkenal di negara tersebut. Karuta adalah permainan tradisional menggunakan satu set kartu torifuda (kartu yang diambil) dan kartu yomifuda (kartu yang dibaca). 

Isi kartu yomifuda adalah 100 puisi pendek Jepang bernama Hyakunin Isshu. Permainan ini membutuhkan konsentrasi penuh dan daya ingat tinggi para pemain agar bisa memilih kartu yang tepat sesuai dengan yang dibacakan pembaca puisi.

Nantinya, pemain harus mencocokkan tulisan atau gambar pada kartu di depan mereka dengan yang akan dibacakan pembaca puisi. Jika sudah menemukan kartu yang cocok, pemain harus menangkis kartu itu menandakan dia berhasil menebak. Kemudian kartu dikumpulkan jadi satu di sisinya dan pemenang dilihat dari kartu mana yang lebih dulu habis di wilayahnya. 

6. Diadaptasi dari Manga

Chihayafuru Full Circle diadaptasi dari serial manga berjudul Chihayafuru karya Yuki Suetsugu yang rilis pada 28 Desember 2007 silam di Majalah Manga Jepang Be Love. Manga ini juga mendapatkan Manga Taisho ke-2 yang merupakan penghargaan manga tahunan di Jepang pada tahun 2009.

7. Versi Sebelum Chihayafuru Full Circle

Sebelum dorama ini rilis, sudah ada beberapa versi sebelumnya yang juga tidak kalah seru dan bisa kamu saksikan. 

  • Chihayafuru Part 1: Kami no Ku yang rilis tahun 2016 tentang Ayase Chihaya yang ingin mendirikan klub karuta kompetitif di SMA agar bisa kembali bertemu dengan teman masa kecilnya, Arata Wataya.
  • Chihayafuru Part 2: Shimo no Ku yang rilis di tahun 2016 tentang Ayase yang ingin mengantarkan klub karuta kompetitif SMA Mizusawa ke ajang turnamen nasional setelah berhasil menjadi juara di kompetisi Tokyo.
  • Chihayafuru Part 3: Musubi yang rilis tahun 2018 tentag tahun terakhir Ayase di SMA yang kemudian mencari anggota baru untuk bergabung di klub karuta kompetitif.

8. Pemeran di Chihayafuru Full Circle

Lantas siapa saja aktor dan aktris yang membintangi Chihayafuru Full Circle? Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Ami Touma sebagai Meguru Aizawa
  • Mone Kamishiraishi sebagai Kanade Oe
  • Jun Saito sebagai Fuuki Shirano
  • Soma Santoki sebagai Sota Yono
  • Lina Arashi sebagai Chieri Murata
  • Kaito Takamura sebagai Haruma Okuyama
  • Manato Sakamoto sebagai Chikara Yakumo
  • Suzu Hirose sebagai Chihaya Ayase
  • Nanoka Hara sebagai Nagi Tsukiura
  • Taiyu Fujiwara sebagai Kenshin Orie

9. Pesan Moral

Pesan moral yang bisa didapatkan dari Chihayafuru Full Circle adalah manfaatkanlah masa muda sebaik mungkin karena masa muda nggak akan pernah kembali lagi. Kita nggak bisa memutar waktu bukan?

Memikirkan masa depan memang penting namun menjalin persahabatan dan membuat banyak kenangan manis di masa muda juga nggak kalah penting.

10. Rekomendasi Drama Serupa

Bukan drama Jepang, rekomendasi ini dari Drama Korea tentang masa muda dan meraih mimpi berjudul Spring of Youth. Bedanya adalah Spring of Youth tentang mahasiswa yang ingin membentuk band kampus namun banyak tantangan.

Ada juga web drama Korea berjudul Replay: the Moment tentang anak SMA yang ingin membuat band sekolah dan terlibat cinta segitiga. Sama-sama masa muda menyenangkan dengan alur super ringan. Orange Days juga bisa menjadi pilihan lain untuk menonton dorama masa muda menyenangkan yang penuh ambisi dan prasaan romansa.

Setelah membaca reviu Chihayafuru Full Circle di atas apakah kamu tertarik untuk menonton dorama tersebut?


Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url