Review Film Jepang Nobody Knows Tentang Anak yang Ditelantarkan

Review film Jepang Nobody Knows tentang anak-anak yang ditelantarkan.

Blogitawelasti - Nobody Knows adalah film Jepang yang rilis tahun 2004 silam dan diadaptasi dari kisah nyata tentang anak-anak terlantar. Film yang disutradarai oleh Hirokazu Kore-eda ini dibintangi oleh Hiei Kimura, Ayu Kitaura, Yuya Yagira, dan masih banyak lagi.

Dulu, pernah ada kasus penelantaran empat orang anak di Jepang yang terjadi pada tahun 1988. Kisah di tahun itu kemudian diangkat menjadi film yang memberikan banyak pesan moral untuk penonton.

Artikel ini mengandung spoiler

Identitas Film Jepang Nobody Knows

Judul: Nobody Knows

Genre: Drama

Sutradara: Hirokazu Kore-eda

Skenario: Hirokazu Kore-eda

Distributor: IFC Films

Rilis: 7 Agustus 2004

Durasi: 141 menit

Negara: Jepang

Bahasa: Jepang

Sinopsis Film Jepang Nobody Knows

Film Nobody Knows bercerita tentang 4 anak bernama Akira, Kyoko, Shigeru, dan Yuki yang masih di bawah umur. Anak-anak ini berusia di antara 5 sampai 12 tahun dan hanya tinggal bersama Ibunya.

Faktanya, keempatnya bukan saudara kandung melainkan saudara tiri yang berasal dari ayah berbeda. Suatu ketika, mereka pindah ke apartemen baru, namun Ibunya hanya mengenalkan putra sulungnya ke tetangga dan menyembunyikan 3 anaknya.

Agar tidak menimbulkan spekulasi, ketiga anak lainnya tidak diperbolehkan keluar rumah sama sekali, jadi hanya bermain di rumah saja. Ibu mereka sering tidak ada di rumah hingga suatu hari, Ibunya tidak kembali lagi dan menelantarkan keempat anaknya.

Review Film Jepang Nobody Knows

Ingin mengetahui kisah keempat saudara tiri tersebut? Kamu bisa simak reviu selengkapnya di bawah ini.

1. Diangkat dari Kisah Nyata

Ketika menonton filmnya, penonton mungkin akan merasa sedih melihat nasib keempat anak yang ditelantarkan. Apalagi keempatnya tidak sekolah dan tidak bisa menikmati aktivitas selayaknya anak kecil yang sedang bertumbuh.

Siapa sangka ternyata kejadian ini benar-benar ada di Distrik Toshima, Tokyo, Jepang tepatnya pada tahun 1988. Peristiwa ini dikenal dengan nama “Peristiwa Empat Anak Terlantar di Sugamo” yang terjadi selama 9 bulan.

Adapun penyanyi lagu tema Nobody Knows yang bernama Takako Tate juga muncul dalam film yang berperan sebagai pegawai swalayan. Takako menyanyikan lagu yang berjudul Hoseki atau Permata.

2. Dampak Penelantaran Anak

Dari film Nobody Knows kita jadi tahu bagaimana dampak menelantarkan anak yaitu tumbuh kembangnya terhambat, anak tidak mendapatkan cukup gizi, ruang geraknya terbatas karena tidak boleh keluar rumah, dan jatuh sakit.

Apalagi Ibunya mempercayakan ketiga adiknya kepada anak sulungnya, Akira yang usianya baru 12 tahun. Bagaimana bisa anak 12 tahun mengurus 3 adiknya? Akira bahkan belum remaja.

Akibatnya, Akira melakukan berbagai cara untuk bertahan hidup dan dirinya sempat ditahan di penjara anak.

3.  Akhir Film yang Sangat Tragis

Yuki adalah anak terakhir yang nasibnya berakhir tragis karena dia harus meninggal dunia. Awalnya Yuki sakit lalu demam dan tidak ada orang dewasa yang merawatnya. Karena itulah, Yuki tidak bisa bertahan hidup.

Dari film Nobody Knows kita tahu bahwa nggak semua orang bisa dan siap menjadi orang tua. Hanya karena seseorang melahirkan seorang anak, bukan berarti dia bisa menjadi orang tua yang baik dan teladan bagi anak-anaknya.

4. Rating

Berdasarkan 35 ribu pengguna situs IMDb yang sudah menonton filmnya, Nobody Knows mendapatkan rating cukup tinggi yaitu 8 dari 10 bintang. Aku juga memberikan angka yang sama karena penggambaran kisah penelantaran anak di film ini sangat jelas dan tentu saja berhasil mencampur adukkan emosiku selama menonton.

5. Rekomendasi Serupa

Kalau kamu mencari rekomendasi film atau serial tentang keluarga toksik seperti dalam Nobody Knows, kamu bisa simak beberapa rekomendasi di bawah ini.

  • Mother: Film Jepang Netflix tentang hubungan toksik antara ibu dan anak yang juga menjelaskan dampak psikologis ke anak tersebut sampai dewasa. Ibu yang sangat manipulatif membuat si anak berpikir bahwa sikap ibunya selama ini kepadanya adalah bentuk kasih sayang.
  • A Sun: Masih film yang sama di Netflix namun kali ini berasal dari Taiwan tentang 1 keluarga yang terdiri dari 4 orang dan hubungan komunikasinya retak. Film ini menjelaskan tentang anak sulung yang masuk penjara remaja dan ayahnya yang tidak lagi menganggapnya sebagai anak dan menaruh beban tinggi ke putra bungsunya yang akan menjadi dokter. Namun naas, putra bungsunya malah mengakhiri hidupnya sendiri. Sedangkan sang ibu berusaha untuk tetap ada untuk putra sulungnya.
  • Highway Family: Film Korea yang tayang di KlikFilm tentang satu keluarga yang terdiri dari 1 ayah, 1 ibu, dan dua anak. Mereka adalah tuna wisma yang bertahan hidup dari menipu orang-orang di area peristirahatan. Di sini digambarkan bahwa sosok ayah yang gagal menjadi kepala keluarga dan pemimpin bagi keluarga kecilnya hingga hidupnya terancam. Bahkan anak mereka kekurangan gizi dan tidak bisa menempuh pendidikan layaknya anak-anak lainnya.
  • Cookies and Ice Cream: Ini adalah novel buatanku sendiri yang menceritakan tentang sosok ayah yang hanya hadir secara fisik namun tidak secara batin hingga menghancurkan keluarganya sendiri.

FAQ

Film Nobody Knows menceritakan tentang apa?

Tentang anak sulung yang bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup adik-adiknya setelah ibu mereka meninggalkannya begitu saja.

Apakah film Nobody Knows kisah nyata?

Terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di tahun 1988 silam di Sugamo.

Apa yang terjadi di akhir Nobody Knows?

Menurutku akhirnya cukup tragis karena anak bungsu atau yang paling kecil tidak bisa melanjutkan hidupnya.

Daftar Pemain Film Jepang Nobody Knows

  • Yuya Yagira sebagai Akira Fukushima
  • Ayu Kitaura sebagai Kyoko Fukushima
  • Hihei Kimura sebagai Shigeru Fukushima
  • Momoko Shimizu sebagai Yuki Fukushima
  • Hanae Kan sebagai Saki
  • You sebagai Keiko Fukushima

Nobody Knows menghadirkan isu sosial yang bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya kesiapan diri sebagai orang tua. Hal ini karena akibatnya sangat fatal jika membiarkan anak yang seharusnya bisa tumbuh dengan baik, ditinggal sendirian.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url